Tukang Ojek Ini Kesal Ditilang Di Trotoar

0
- Advertisement -Otohits.net, fast and efficient autosurf

WartaMaya.Id, Jakarta – Salah seorang tukang ojek pangkalan, Mahmud (46), merasa kesal saat ditilang polisi lalu lintas di atas trotoar, di Jalan Yos Sudarso, Kecamaran Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (21/8/2017).

Mahmud menjadi korban penertiban di bulan tertib trotoar (BTT) di Jalan Yos Sudarso. Penertiban dilakukan petugas gabungan dari Kepolisian, Satpol PP, dan petugas Dishub DKI Jakarta.

“Jadi begini Pak. Bapak ini saya tilang, karena bapak mangkalnya di atas trotoar. Masa tidak ada pangkalan lain selain di atas trotoar, Sini STNK-nya. punya SIM (Surat Izin Mengemudi) enggak? Enggak kan? Wes saya tilang. Kenapa bapak protes? Ngapain jadi tukang ojek, kalau enggak punya SIM?,” terang anggota polisi lalu lintas yang menilang pria yang mengenakan helm putih tersebut.

- Advertisement -
loading...

Mahmud pun berkata,”Ini saya ditilang beneran Pak? Ya ampun pak toh saya enggak gangguin arus lalu lintas pak, mangkal di sini kan sudah lama saya pak. Dulu-dulu enggak ditilang saya pak. Gimana saya mau ngojek,” ungkapnya lagi, ke anggota polisi lalu lintas itu.

Anggota polisi pun tak mau tahu keluhan yang dituturkan Mahmud. Tak hanya Mahmud, rekan-rekan seprofesinya pun, dilakukan sama yakni ditilang dengan anggota kepolisian yang lainnya.

“Bapak, silahkan ngomong saja nanti di sidang lah. Bapak ini, keras kepala. Kita semua di sini, sedang mengembalikan fungsi trotoar. Bahkan saya tilang bapak enggak ada masalah. Sudah mangkal di atas trotoar, ganggu pejalan kaki di sini, enggak ada SIM pula. Padahal situ tukang ojek,” ucap anggota polisi tersebut.

Tidak hanya Mahmud, para tukang ojek pangkalan lainnya, ada beberapa yang terpantau menghindari operasi BTT itu di Jalan Yos Sudarso.

Baca Juga :  Satkat Koarmabar Beri Penyuluhan Bela Negara Kepada Pelajar Di Tanjung Uban

“Seharusnya ya kenapa enggak Satpol PP saja yang meminta kita pindah dari atas trotoar pak ya? Kenapa musti polisi yang tilang kami. Dulu, enggak ada namanya tilang karena mangkal di trotoar. Ya apes saja saya, ketahuan tak punya SIM. Enggak hanya saya teman saya juga yang mangkal di atas trotoar jug kena tilang,” terang Mahmud ketika diwawancarai awak media.

Sementara itu, tukang ojek pangkalan lainnya, Adit (32) akui kesal dengan petugas gabungan saat melaksanakan operasi BTT. Menurutnya, tilang karena mangkal di atas trotoar baru kali ini dia tahu.

“Dulu mana ada sih pak tilang karena mangkal di atas trotoar. Intinya kan enggak bikin macet jalan kaminya ya pak. Parkir motor, juga tidak gangguin pengendara. Pejalan kaki, santai saja tuh ada tukang ojek mangkal. Polisinya aja tuh mau nyari duitnya begitu,” ungkapnya.

- Advertisement -