Sudin Bina Marga Jakut: “Belasan Spot Trotoar Akan Rampung Bulan Depan”

0
Menurut Sudin Bina Marga Jakarta Utara pengerjaan fasilitas publik untuk para pejalan kaki di Jakarta Utara akan rampung pada tahun ini. Foto: Ryan.
- Advertisement -Otohits.net, fast and efficient autosurf

WartaMaya.Id, Jakarta – Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara terus mengebut proyek pengerjaan trotoar. Direncanakan, sebanyak 12 spot trotoar bakal rampung pada November 2017 mendatang.

Kepala Seksi Kelengkapan Prasarana Jalan dan Jaringan Utilitas Sudin Bina Marga Jakarta Utara Libertus Sagala mengatakan, kedua belas spot trotoar tersebut tersebar di enam kecamatan. Seluruh spot masih dalam tahap pengerjaan.

“Seluruh spot dikerjakan akan diselesaikan tahun ini,” kata Libertus, saat dikonfirmasi Selasa (12/9/2017).

- Advertisement -
loading...

Keduabelas spot itu, dirincikannya enam spot di Kecamatan Penjaringan, yakni Jalan Pluit Timur Raya, Pluit Selatan Raya dan Pluit Timur Barat, serta Jalan Pluit Barat, Jalan Pluit Utara dan Jalan Jembatan Tiga, satu spot di kecamatan Tanjung Priok yakni Jalan Enggano, tiga spot di Kecamatan Pademangan yakni Jalan Gunung Sahari, Jalan lodan, dan Jalan Hidup Baru.

“Serta dua spot di Kecamatan Cilincing yakni Jalan Cilincing Kelapa dan akses Marenda, dua spot di kecamatan Kelapa Gading yakni Jalan Yos Sudarso dan Jalan Perintis Kemerdekaan, dan dua spot di Kecamatan Koja yakni Jalan Kramat Jaya dan Plumpang Semper,” paparnya.

Dijelaskannya, keduabelas spot trotoar itu dipilih lantaran menjadi lokasi paling cenderung dimanfaatkan pejalan kaki. Trotoar tersebut juga dipastikannya bakal terkoneksi bagi para penyandang disabilitas.

“Trotoar akan dilengkapi tiang pembatas (bolar) agar tak dapat dimasuki pengendara. Serta bangku Taman (banch) yang dapat digunakan pejalan kaki bersantai,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berusaha mengembalikan hak pejalan kaki. Selain diperbaiki, trotoar tersebut juga bakal diperlebar dengan tujuan membuat rasa nyaman dimanfaatkan para pejalan kaki.

kedua belas spot trotoar tersebut tersebar di enam kecamatan wilayah Jakarta Utara. Foto: Ryan

“Jika sebelumnya hanya berkisar dua meter, saat ini trotoar bakal memiliki lebar sekitar 3,5 meter,” ucap Libertus.

Baca Juga :  Serunya Kompetisi Mobile Legends Di Depok

Dia menekankan, pelebaran trotoar tersebut menggunakan ‘exsisting’ atau lajur sisa pada jalan. Sehingga tak sedikit pun mengurangi lajur jalan yang sudah ada.

“Banyak kesalahpahaman pengendara yang menyebut pelebaran trotoar menyebabkan terpapasnya lajur jalan. Padahal, kami hanya menggunakan lajur sisa yang tak terpakai selama ini,” tegasnya.

Dijelaskannya, pembanguna trotoar menggunakan bahannya ‘floor hardener’ dan ‘stamp contritte’. Bahan tersebut bakal dipastikan membuat trotoar lebih padat dan tidak mudah hancur.

Kalau sebelumnya kan menggunakan bata blok. Itu tidak tahan lama. Kalau sekarang dipastikan trotoar lebih kuat,” tutupnya.

- Advertisement -