Rekonsiliasi Nasional Jadi Kebutuhan Mendesak Bangsa Saat Ini

0
Sejumlah massa menggeruduk kantor LBH Jakarta Pusat, Minggu malam, (17/09/2017).
- Advertisement -Otohits.net, fast and efficient autosurf

WartaMaya.Id, Jakarta- Persekutuan Gereja-gereja Di Indonesia (PGI), lewat Sekretaris Umumnya, Pdt. Gomar Gultom menyatakan sikap terkait aksi yang terjadi di Kantor YLBHI, Jakarta Pusat, Minggu malam, (17/09/2017). PGI meminta negara harus menjamin kebebasan berdiskusi dan berkumpul dari setiap warga negara, selain itu juga PGI menilai bahwa rekonsiliasi nasional menjadi kebutuhan yang mendesak saat ini.

Berikut ini pernyataan lengkap PGI yang diterima redaksi WartaMaya, Senin pagi, (18/09/2017);

1. PGI mengungkapkan keprihatinan mendalam atas mobilisasi massa untuk menggeruduk Kantor YLBHI di Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin, 17 September 2017, malam. Kejadian ini merupakan langkah mundur dalam proses demokratisasi yang kita sedang perjuangkan bersama. Peradaban yang mengedepankan pengerahan massa, kerasnya suara dan kekuatan otot tidak akan pernah menyelesaikan masalah, selain hanya akan melahirkan masalah baru.
2. Oleh karena itu, saya meminta Negara agar tidak takluk oleh ancaman massa dan harus mengusut tuntas para pelaku penyerbuan tersebut, termasuk provokator yang menyebarkan informasi menyesatkan melalui medsos;
3. Saya juga menghimbau, sebaliknya negara harus menjamin kebebasan masyarakat berkumpul dan berdiskusi sepanjang tidak mengganggu ketertiban umum;
4. Saya menghimbau masyarakat untuk lebih dewasa dan cerdas dalam menghadapi berbagai masalah yang ada di masyarakat dan tidak mudah terhasut oleh informasi yang menyesatkan di medsos. Tindakan main hakim sendiri akan mengacaukan peradaban kita dan olehnya haruslah dihindari demi pencapaian masyarakat dan bangsa bermartabat;
5. Saya juga menghimbau para elit dan kelompok-kelompok kepentingan untuk tidak bermain-main dengan menghalalkan segala cara demi kepentingan atau ambisinya. Cara-cara pembenturan kelompok di tengah masyarakat pada gilirannya hanya akan memecah kita sebagai bangsa;
6. Terkait dugaan pelanggaran berat HAM masa lampau, dibutuhkan percakapan dalam suasana teduh, yang memberi kesempatan kepada semua pihak untuk menyampaikan pikiran dan perasaannya, tanpa ada yang merasa terancam atau tertekan. Upaya rekonsiliasi nasional menjadi kebutuhan mendesak saat ini. Dan rekonsiliasi sejati adalah dengan pengungkapan fakta sejarah secara obyektif yang diikuti dengan pengakuan dan pemulihan.

- Advertisement -
loading...

Sekum PGI, Pdt Gomar Gultom.

Sebelumnya, seperti yang sudah diketahui, sejumlah massa aksi mengepung kantor YLBHI yang berada di depan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Massa aksi itu memaksa masuk ke dalam gedung dengan mendorong pagar Kantor LBH, mereka berusaha membubarkan diskusi yang digelar di dalam kantor itu. Aksi tersebut dilakukan, karena LBH dinilai menyelenggarakan kegiatan berbau Partai Komunis Indonesia (PKI) yang bertema ‘Seminar Sejarah 65, Pengungkapan Sejarah 1965/66.

- Advertisement -
PenulisNick Irwan
SHARE