Songsong Sumpah Pemuda, UKP-PIP Gelar Nyanyian Indonesia

0
Penampilan Joy Tobing dan Batara Sihombing sewaktu melantunkan lagu Kebyar-kebyar di acara "Pagelaran Nyanyian Indonesia" yang berlangsung di SICC, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/10/2017). Foto: Ronald
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

WartaMaya.Id, Sentul- Menyongsong hari Sumpah Pemuda ke-89 yang jatuh pada 28 Oktober mendatang, Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) bersama dengan Yayasan Cipta Nusantara dan Cipta Olah Persada (COP) menyelenggarakan acara “Pagelaran Nyanyian Indonesia”. Pagelaran tersebut menampilkan kekayaan tradisi dan budaya Indonesia yang dikemas dalam bentuk  teaterikal, tarian dan nyanyian lagu-lagu nasional maupun daerah, bertempat di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/10/2017).

Penampilan teaterikal dan tari Saman dari Kabupaten Gayo Lues, provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, membuka pagelaran yang berlangsung selama dua jam itu. Secara berurutan, para penyanyi dan penari asuhan Batara Sihombing mempertunjukan nyanyian dan tarian daerah dari Sumatera Utara, Bali, Sumatera Barat, Jakarta, Papua, Maluku, Sulawesi Utara, Jawa Barat dan Nusa Tenggara.

Kehadiran Joy Destiny Tobing selaku bintang tamu membawakan lagu “Kebyar-kebyar” turut memukau para hadirin untuk bersama-sama menyanyikan lagu yang pernah dipopulerkan oleh almarhum Gombloh, di penghujung dekade 70-an. Tampil dengan busana biru bermotif kain Ulos, Joy berduet dengan Batara Sihombing yang mengenakan pakaian adat khas Tapanuli.

- Advertisement -
loading...

Sementara itu Ketua UKP-PIP, Yudi Latief Ph.D, saat membuka acara sempat mengajak segenap hadirin yang didominasi oleh para pelajar tingkat sekolah menengah se-Jabodetabek untuk mengucapkan Salam Pancasila, yakni sebuah salam yang lazim dipraktikan oleh para pendiri Republik Indonesia, salah satunya Ir. Soekarno.

“Ini momen yang sangat penting bagi kita di dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda, dan kita mulai dengan mengucapkan salam kebangsaan kita semua. Salam Pancasila!” ujar Yudi Latief, diikuti oleh ribuan pelajar yang hadir di lokasi acara yang mengusung tema “Merajut Kebhinekaan Melalui Nyanyian Indonesia” itu.

Ketua UKP-PIP, Yudi Latief (paling kiri), bergambar bersama Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno (tengah). Keduanya mempraktikkan Salam Pancasila. Foto: Ronald

Yudi juga sempat menerangkan seputar dasar hukum yang memperkuat penggunaan salam kebangsaan tersebut.

“Adik-adik sebenarnya kita ini punya salam kebangsaan, berdasarkan Perpres (Peraturan Presiden) nomor 31 tahun 1945. Perpres ini tidak pernah dikoreksi lagi, tidak pernah ditiadakan,” imbuhnya.

Acara “Pagelaran Nyanyian Indonesia” juga dihadiri oleh Wakil Presiden ke-6 RI yang saat ini menjabat sebagai Dewan Pembina UKP-PIP, Try Sutrisno. Try datang dengan didampingi oleh sang istri.

- Advertisement -