GKSI Tegaskan Sikap Untuk Kawal Persatuan Bangsa

0
BPS,BPW dan Majelis Tinggi GKSI berfoto bersama di Grha Oikumene usai melaporkan hasil kegiatan Rapimnas ke PGI. Rapimnas tersebut berlangsung sejak 13 hingga 16 Oktober lalu di Cisarua, Bogor. Foto: Ronald
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

WartaMaya.Id, Jakarta- Segenap pengurus Majelis Tinggi dan Majelis Sinode Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI), pada Selasa (17/10/2017) menyambangi Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Direktorat Jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama RI. Kunjungan itu dilakukan untuk melaporkan hasil kegiatan Rapat Kerja Pimpinan Nasional (Rapimnas) GKSI tahun 2017, yang berlangsung pada 13 hingga 16 Oktober 2017 lalu, di Pondok Remaja PGI, Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Dalam kunjungan itu GKSI melaporkan sejumlah pokok pemikiran kebangsaan yang menjadi bahasan utama di Rapimnas 2017 GKSI di Cisarua. Salah satu rumusan yang dihasilkan dari Rapimnas itu adalah adanya lima pernyataan sikap GKSI yang menegaskan bahwa gereja tersebut siap untuk ambil bagian dalam mengawal persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kami keluarga besar dari GKSI siap membangun bangsa dan Negara Indonesia dalam kebersamaan, dengan menjunjung tinggi Pancasila dan UUD’45. Kedua, menolak radikalisme dalam bentuk apapun. Ketiga, hidup berdampingan sebagai anak bangsa yang menghargai dan menghormati segala perbedaan suku, agama dan golongan. Yang keempat, mendukung nawacita pembangunan Republik Indonesia. Dan yang kelima, menjadi garda terdepan dalam persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Sekretaris Sinode GKSI Pdt. Miryo Suripatty saat melaporkan rumusan yang tertuang di dalam ‘Panca Tekad GKSI’ kepada perwakilan PGI, di Grha Oikumene, Salemba, Jakarta Pusat.

Selain Pdt. Miryo Suripatty, kunjungan itu turut dihadiri oleh Ketua Majelis Sinode GKSI, Pdt. Marjiyo, Ketua Majelis Tinggi GKSI Frans Willem Ansanay SH., M.Si, Badan Pengurus Sinode serta Badan Pengurus Wilayah GKSI se-Indonesia. Kedatangan para pimpinan GKSI serta peserta Rapimnas ke kantor PGI diterima oleh pihak PGI dengan diwakili oleh Sekretaris Eksekutif Bidang KPG, Pdt. Sri Yuliana dan Kepala Biro Humas PGI, Jeirry Sumampouw.

- Advertisement -
loading...
Ketika diterima langsung oleh Dirjen Bimas Kristen Kemenag, Prof. Dr. Thomas Pentury. Foto: Ronald

Usai melaporkan hasil Rapimnas ke PGI, rombongan juga mengunjungi Direktorat Jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kedatangan mereka untuk melaporkan hasil Rapimnas tersebut disambut langsung oleh Dirjen Bimas Kristen, Prof. Dr. Thomas Pentury M. Si.

Frans Willem Ansanay, pada kesempatan itu sempat menjelaskan secara singkat tentang permasalahan internal yang terjadi di GKSI. Meski saat ini masih ada kelompok yang ingin memecah tubuh dan masih menggunakan nama GKSI, Frans menyatakan bahwa baik BPS dan BPW telah menempuh pelbagai jalan yang sesuai dengan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga GKSI. Untuk itu, ia menambahkan, seluruh BPS dan BPW yang ambil bagian di Rapimnas menyatakan siap untuk menempuh segenap upaya rekonsiliasi, seperti yang telah direkomendasikan oleh PGI, PGI Wilayah dan Dirjen Bimas Kristen.

Sementara itu Profesor Thomas Pentury ketika menerima peserta Rapimnas mengatakan bahwa Bimas Kristen akan terus memfasilitasi dan mendorong terciptanya rekonsiliasi di dalam tubuh GKSI. Ia menambahkan, cara-cara yang ditempuh harus selalu mengedepankan prinsip musyawarah.

“Kalau belum terjadi rekonsiliasi, berarti ada permasalahan. Harus diselesaikan dengan cara musyawarah untuk mencapai mufakat,” kata Profesor Thomas Pentury.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here