Nono Sampono: Sumbangsih Gereja Dinantikan Masyarakat

0
Wakil Ketua DPD-RI Letjen (Purn) Dr. Nono Sampono (kiri), didampingi Ketua Majelis Tinggi GKSI Frans Ansanay SH, M.Si (kanan), ketika menyampaikan materi 4 Pilar Kebangsaan di Pondok Remaja PGI, Bogor, Jumat (13/10/2017). Foto: Ronald
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

WartaMaya.Id, Bogor- Rapat Pimpinan Nasional 2017 Gereja Kristen Setia (Rapimnas 2017 GKSI) secara resmi dibuka pada Jumat malam (13/10/2017). Pemukulan gong oleh Wakil Ketua DPD-RI, Letjen TNI (Purn) Nono Sampono menandai dibukanya Rapimnas GKSI yang akan berlangsung sejak tanggal 13 hingga 16 Oktober 2017. Dalam kata sambutannya, Nono Sampono mengingatkan bahwa gereja, khususnya GKSI, merupakan bagian dari komponen bangsa yang sumbangsihnya dinantikan oleh masyarakat Indonesia. Terkait dengan sumbangsih itulah Nono juga meminta agar GKSI dapat bersatu di tengah perbedaan yang ada, sehingga dapat menjadi sebuah kekuatan untuk bersama-sama membangun Keindonesiaan.

“Malam ini saya berjumpa dengan saudara-saudara dan diberi kehormatan untuk membuka acara ini. Mudah-mudahan acara ini akan membawa kita semua untuk menyatukan secara internal Sinode Gereja Kristen Setia Indonesia dan juga merupakan bagian dari komponen kekuatan yang kita sama-sama membangun Keindonesiaan kita yang menyangkut Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan Undang-Undang Dasar 1945,” ujar Nono Sampono di hadapan peserta Rapimnas 2017 GKSI, yang diadakan di Pondok Remaja PGI, Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

Sehubungan dengan berlangsungnya Rapimnas GKSI, Nono juga berharap agar seluruh rangkaian acara tersebut berlangsung tanpa ada hambatan yang berarti serta dapat menjadi rahmat bagi bangsa.

- Advertisement -
loading...

“Dengan senantiasa memohon berkat dari Tuhan dari Tuhan, ijinkan saya membuka Rapat Kerja Nasional ini. Mudah-mudahan acara ini berjalan dengan aman dan lancar, menjadi rahmat dan berkat bukan saja kepada saudara-saudara yang tergabung di Gereja Kristen Setia Indonesia tetapi untuk kita semua,” imbuh Nono Sampono yang dilanjutkan dengan pemukulan gong sebanyak lima kali dengan didampingi oleh Ketua Majelis Tinggi GKSI, Frans Willem Ansanay; Ketua Sinode GKSI, Pdt. Marjiyo; Asdep Koordinator Otsus Kemenkopolhukam, Brigjen TNI Herwin Suparjo; Deputi IV Kantor Staf Presiden, Eko Sulistyo, dan Ketua Bara JP, Sihol Manullang.

Sebelumnya, pandangan bahwa gereja hendaknya dapat semakin menonjolkan semangat nasionalisme dan keberagaman di tengah-tengah bangsa juga disampaikan oleh Ketua Umum Sinode GKSI. Pada kesempatan tersebut Pdt. Marjiyo secara khusus juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada kaum ibu muslimat yang bersedia hadir menampilkan kesenian marawis, dengan membawakan lagu bersyairkan kalimat-kalimat persatuan dan Pancasila, di Rapimnas 2017 GKSI.

“Terkhusus bagi saudari-saudari kita tercinta yang sudah berdiri di depan kita untuk menunjukan rasa nasionalisme mereka dengan alat musik rebana, ibu-ibu marawis yang telah memberikan suguhan untuk kebersamaan kita. Beliau hadir bersama kita. Ini adalah suatu wujud kebersamaan untuk mengisi ‘Rumah Besar’ kita ini,” kata Pendeta Marjiyo.

Rapimnas 2017 GKSI yang berlangsung selama 4 hari diikuti oleh seuruh BPW (Badan Pekerja Wilayah) se-Indonesia dan BPS (Badan Pekerja Sinode). Pada Rapimnas kali ini GKSI turut menghadirkan sesi pembekalan yang diberikan oleh Ketua Majelis Pekerja Harian PGI, Pdt. Albertus Patty; Kepala Biro Humas PGI, Jeirry Sumampouw; Kepala Penerjemah LAI Lembaga Alkitab Indonesia, Pdt. Anwar Tjen serta Staf Deputi IV KSP, Agustinus Eko Raharjo. Rapimnas 2017 GKSI mengusung tema ‘Supaya Mereka Menjadi Satu’, yang dikutip dari Kitab Yohanes.

- Advertisement -