Merawat Keberagaman Dengan Parade Kebangsaan

0
Parade Kebangsaan GMKI hari ke-2 menyambangi Ponpes Al-Hikam, Malang, Jawa Timur. Foto: Istimewa
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

WartaMaya.Id, Malang- Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) melaksanakan Parade Kebangsaan. Kali ini, GMKI bersilahturahmi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al- Hikam, Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini dimaksudkan GMKI guna merawat keberagaman dan kebersamaan sebagai satu bangsa. Wakil Pengasu Ponpes Al- Hikam, Muhammad Nafi mengatakan generasi muda harus memahami karakter bangsa Indonesia, sinergitas perlu dijaga agar identitas Indonesia tetap terlihat.

“Generasi muda harus selalu berusaha memahami karakter bangsa Indonesia. Apalagi di era globalisasi ini kita dengan mudah terpapar dengan budaya dari luar. Menjadi tugas organisasi kemahasiswaan seperti PMII, GMKI, HMI, GMNI, PMKRI, dan lainnya untuk bersinergi dan saling terhubung sehingga dapat menjaga identitas kita sebagai orang Indonesia,” ujar Muhammad Nafi, Wakil Pengasuh Ponpes Al-Hikam, Malang, saat bersama para santri, menerima kunjungan kasih dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) pada Selasa kemarin (03/10/2017).

Dengan ramah dan dalam suasana yang cair, Nafi mengingatkan kembali pesan almarhum KH. Hasyim Muzadi selaku Pendiri Pondok Pesantren Al – Hikam yang juga Mantan Ketua Umum PBNU, bahwa generasi muda Indonesia tidak bisa sekedar mengetahui agama, namun juga harus memiliki agama dan bijaksana dalam menginternalisasi dan mengimplementasikan nilai-nilai agama tersebut.

- Advertisement -
loading...

“Tantangan bangsa saat ini adalah kesenjangan sosial dan ekonomi di tengah masyarakat. Ketimpangan ini menjadi salah satu penyebab terjadinya radikalisme. Pemuda harus saling bertukar pikiran sehingga dapat mengurai persoalan ini,” ujar Nafi.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI, Sahat Martin Philip Sinurat menyampaikan bahwa pemuda membutuhkan teladan dari figur yang tepat sehingga dapat memiliki karakter yang baik. Pesantren memiliki peranan penting dalam memberikan teladan yang baik kepada para santri dan masyarakat.

Baca Juga :  FH UKI Gelar Diskusi Tentang Perlindungan Konsumen

“Peradaban Indonesia sebenarnya dapat menjadi contoh bagi dunia. Masyarakat luar banyak yang terheran-heran melihat kehidupan masyarakat kita yang toleran dan gotong-royong. Maka pemuda harus bersatu menjaga keharmonisan bangsa yang saat ini sedang dipecah-belah oleh kelompok tertentu,” jelas Sahat.

Kunjungan di Pondok Pesantren Al-Hikam, Malang ini merupakan rangkaian Parade Kebangsaan GMKI yang berlangsung pada tanggal 2-6 Oktober 2017 di Jawa Timur. Pada pertemuan tersebut, selain untuk menjaga silaturahmi, berbagai topik juga didiskusikan seperti dinamika generasi millenial, kerukunan antar umat beragama, dan persoalan sosial politik yang saat ini sedang hangat di Indonesia.

- Advertisement -