GMKI Sesalkan Provokasi Hoaks Di Medsos Untuk Geruduk YLBHI

0
Ilustrasi.
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

WartaMaya.Id, Jakarta- Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia menyesalkan atas terjadinya mobilisasi massa dan penggerudukan ke kantor YLBHI di Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat beberapa hari lalu. Terlebih lagi, GMKI menilai pengerahan massa ini dikarenakan adanya provokasi melalui informasi hoaks yang beredar di media sosial.

“Sangat disayangkan melihat masyarakat kita dibenturkan untuk suatu persoalan yang masih diragukan kesahihannya, bahkan sebenarnya tidak ada,” demikian pernyataan tertulis PP GMKI yang diterima redaksi WartaMaya, Rabu, (19/09/2017).

Sejumlah massa menggeruduk kantor LBH Jakarta Pusat, Minggu malam, (17/09/2017).

Menyikapi persoalan itu, GMKI meminta kepada setiap pihak untuk tenang dan tidak mudah terprovokasi akun-akun media sosial yang tidak bertanggungjawab. GMKI juga meminta agar para pemimpin publik dan para elit tidak mengeluarkan pernyataan yang berdasarkan asumsi semata.

- Advertisement -
loading...

“Pernyataan para tokoh publik dapat melahirkan persepsi yang menaklukkan realita yang sebenarnya. Dan yang paling penting, kami menolak adanya upaya politisasi berbagai isu nasional dan internasional yang mengakibatkan konflik dan perpecahan di tengah bangsa kita,” lanjut GMKI yang disampaikan Ketua Umumnya, Sahat M.P Sinurat.

Lebih lanjut, menurut GMKI, persoalan HAM masa lalu dan sebagai satu bangsa perlu untuk duduk bersama untuk menuntaskan setiap persoalan yang masih belum selesai.

“Rekonsiliasi perlu dilakukan agar kemudian kita dapat melangkah menuju masa depan bersama sebagai satu bangsa tanpa ada lagi utang masa lalu yang belum dituntaskan. Proses rekonsiliasi ini harus dilalui untuk menunjukkan bahwa bangsa Indonesia sudah cukup dewasa dan matang dalam menyelesaikan setiap persoalan, bahkan persoalan yang paling sensitif sekalipun. Butuh para pemimpin yang negarawan agar kita dapat melalui masa-masa rumit ini,” tulis GMKI.

- Advertisement -
PenulisNick Irwan
SHARE