GMKI Terus Kawal Kebijakan Pemerintah Terkait Reklamasi Teluk Benoa

0
Illustrasi: posteraksi.org
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

WartaMaya.Id, Bali- Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI), Sahat Sinurat mengatakan akan terus mengawal kebijakan pemerintah terkait Reklamasi Teluk Benoa. Hal itu disampaikan Sahat dalam keterangan tertulis yang diterima WartaMaya, Sabtu (09/09/2017).

“Kita akan simak dan kawal bagaimana tindak lanjut berikutnya dari Istana mengenai Reklamasi Teluk Benoa,” jelas Sahat yang beberapa waktu lalu mendapat apresiasi figur muda dari komunitas Pewarta Nasrani Indonesia.

PP GMKI ketika diterima Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Juli silam. Foto: Isimewa

Dikatakan Sahat, bahwa dalam pidatonya Presiden menyampaikan bahwa untuk Reklamasi Teluk Benoa, lingkungan dan ekonomi harus jalan beriringan, hal itu dikatakan Presiden berkunjung ke Nusa Dua, Bali untuk berpidato di Seminar Internasional Ikatan Notaris Indonesia, Jumat kemarin (08/09/2017). Secara kebetulan, saat Pengurus Pusat  GMKI melaksanakan Sidang Pleno II di Badung, Bali tanggal 7-10 September 2017.

- Advertisement -
loading...

“Ini adalah pernyataan publik pertama Jokowi tentang Reklamasi Teluk Benoa sejak beberapa bulan terakhir,” kata Sahat merujuk pada pemberitaan media lokal mengenai pidato Presiden terkait Reklamasi Teluk Benoa.

Sebelumnya, pada penghujung Juli lalu (31/07/2017), Pengurus Pusat GMKI diundang oleh Presiden Jokowi untuk bertukar-pikiran di Istana Negara. Salah satu rekomendasi pemikiran yang disampaikan oleh Pengurus Pusat GMKI  adalah mengenai Reklamasi Teluk Benoa. GMKI menyatakan perlunya pemerintah memberikan perhatian khusus dan mengevaluasi kebijakan Reklamasi Teluk Benoa, bahkan mencabut Perpres no.51 Tahun 2014, untuk  memastikan keadilan pembangunan pada masyarakat dan ekologi Bali.

Dalam tanggapannya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa sudah mengetahui persoalan Reklamasi Teluk Benoa dan akan memastikan tercapainya keseimbangan antara lingkungan, masyarakat, dan pembangunan ekonomi di Teluk Benoa.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here