6 Cara Sederhana Atasi Anak Yang Malas Belajar

0
karikatur anak malas belajar
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

WartaMaya.Id– Mengajari anak usia sekolah, bukanlah perkara mudah. Salah dalam metode belajar bisa berakibat anak akan menjadi bosan dan kemudian malas untuk belajar. Jika sudah demikian, maka akan mempengaruhi prestasi anak di sekolah. Diperlukan cara bagi para orang tua untuk mengatasi anak yang malas belajar. Berikut adalah 6 cara sederhana mengatasi anak yang malas belajar;

1. Membuat jadwal belajar

Cara pertama adalah mengajarkan anak membuat jadwal belajar. Jangan lupa libatkan anak dalam membuat jadwal ini dan mintalah persetujuannya agar anak mampu melaksanakan jadwal. Jadwal yang dibuat bisa juga meliputi waktu bermain dan waktu belajar. Apabila anak terlihat bosan dan malas belajar sesuai jadwal, orang tua harus tegas dan menganjurkan anak melaksanakan sesuai jadwal. Hal ini perlu diterapkan perlahan dan terus menerus agar anak terbiasa.

- Advertisement -
loading...

2. Menyesuaikan suasana belajar yang diinginkan

Kemampuan anak dalam belajar berbeda- beda. Ada anak yang suka belajar ada juga yang mudah bosan. Ayah dan Ibu bisa membantu memodifikasi suasana belajar anak agar lebih efektif. Sekali- kali gunakan metode belajar yang tidak hanya membaca atau menulis saja, misalnya melalui tontonan edukatif dan belajar menirukan. Tontonan edukatif bisa menggunakan alat elektronik seperti TV dengan acara edukatif dan pengawasan orang tua.

3. Berikan dukungan pada anak

Orang tua bisa memberikan dukungan dengan persiapan belajar berupa makanan yang bergizi. Apabila anak terlihat malas belajar, tanyakan kenapa, apa kesulitannya? Dengan begitu orang tua tahu cara untuk membantu semangat belajar anak. Jangan marahi anak saat mendapatkan nilai jelek. Berikan dukungan bahwa itu juga merupakan proses belajar dan anak bisa dapat nilai lebih baik selanjutnya.

Baca Juga :  Cianten River Village, Tempat Wisata Baru Di Bogor

4. Mengulangi pelajaran di sekolah

Anak yang malas belajar mungkin juga disebabkan karena distraks untuk bermain lebih tinggi. Untuk tetap membuat anak memahami materi sekolahnya dan menghindari rasa malas belajar setelah bermain sepulang sekolah perlu disiasati. Orang tua bisa menyiasati pola belajar anak dengan memberikan bimbingan melajar mengulas pelajaran sekolah. Sepulang sekolah orang tua membantu anak untuk mengulas pelajaran sekolah dan menyelesaikan tugas sekaligus. Setelah semuanya selesai barulah anak diperbolehkan untuk bermain.

5. Belajar menjelang tidur

Salah satu cara belajar yang efektif adalah belajar menjelang tidur. Namun hal ini beresiko anak akan lebih cepat mengantuk. Belajar menjelang tidur dapat memberikan tingkat konsentrasi yang lebih tinggi dan daya ingat yang lebih tajam terhadap apa yang dipelajari.

6. Berikan batas waktu belajar

Anak malas belajar karena menganggap aktivitas belajar itu membosankan dan lama. Maka berikan batasan waktu belajar pada anak. Berikan pengetian bahwa belajar tidak selalu lama asalkan apa yang harus dipelajari sudah dilakukan. Berikan kesempatan anak untuk melakukan hal lainnya apabila jenuh belajar, namun jadwal belajar harus tetap sesuai dengan jadwal.

- Advertisement -
Penulisdosenpsikologi.com
EditorNick Irwan
SHARE