Pasutri Dapat Serangan Dari Dept Colector

0
Abdul Kholik & Tachyaruddin di Mapolsek Koja
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

WartaMaya.Id, Jakarta – Pasangan suami istri (pasutri) membawa dua anaknya yang masih balita nyungsep jatuh dari atas sepeda motornya usai ditendang dept collector di Jalan Kramat Jaya, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Senin (21/8/2017). Namun beruntung pasutri dan dua anaknya selamat, tetapi kalung emas seberat 10 gram yang disimpan dalam dompetnya raib.

Akibat insiden tersebut pasutri, Abdul Kholik (38) dan Kohtimah Tusaadah (30), serta dua anaknya berusia 1,5 tahun dan 4 bulan terlihat trauma. Saat kejadian masyarakat yang ada di lokasi langsung membantu korban. Pasutri bersama dept colector Tachyaruddin (48) diamankan ke Mapolsek Koja.

“Saya sudah niat mau bayar cicilan motor saya Pak. Istri sebenarnya mau jual kalungnya ke Pasar Koja Baru. Kalungnya disimpan istri dalam dompet, pas jatuh tadi dompetnya hilang. Ianya (pelaku) pepet terus motor saya pak, saya bilang nanti didepan berhenti karena banyak mobil lewat. Dia malah tendang ban depan motor saya langsung jatuh,” kata Kholik, saat ditemui, Senin (21/8/2017).

- Advertisement -
loading...

Kholik mengaku, sepeda motor Vario B 3301 UKD miliknya tertunggak selama 3 bulan dan ia mengkredit motor tersebut selama 3 tahun dan sudah berjalan 2 tahun lebih.

“Dia terus marah, bukan bantu kita jatuh malah rampas kunci kontak motor saya,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Koja Kompol Supriyanto mengatakan, pihaknya memproses kasus tersebut karena dept collector tidak dibenarkan mengambil motor dijalan apalagi dengan paksa. Itu tidak ada aturan hukumnya.

“Pelaku ini mau mengambil motor korban yang tertunggak tapi caranya salah, mengambil paksa di tengah jalan bahkan membahayakan korban, apalagi kalung masnya hilang,” ucap Supriyanto.

Dikatakan, selain motor Vario korban, pelaku juga ternyata sudah mengambil motor Xeon B 6855 GGC milik warga lainnya di lokasi yang sama.

Baca Juga :  Inilah Kisah Singkat Tunggul Wulung, Penginjil di Tanah Jawa

“Ini sangat bahaya bisa saja pelaku curanmor menghentikan seseorang ditengah jalan dengan mengaku dept collector. Yang lebih fatal lagi bisa merugikan dept collector sendiri kalau masyarakat emosi bisa bertindak main hakim sendiri,” tandasnya.

Aksi dept collector tersebut terjadi, sekitar Pukul 15.00 WIB. Korban pasutri saat itu berboncengan bersama dua anaknya usai mengurus BPJS di kantor Kelurahan Marunda. Mereka kemudian bermaksud ke Pasar Koja untuk menjual kalung emas istrinya untuk membayar kreditan motor yang tertunggak.

Namum saat melintas di Jalan Kramat Jaya, Tugu Utara sepeda motor korban langsung dipepet dan disuruh berhenti oleh pelaku. Pelaku sendiri ternyata sudah lama nongkrong di lokasi mengincar motor yang tertunggak. Tak mau buruannya lepas, dept collector tersebut terus memepet motor pasutri hingga menendang ban depan motor hingga jatuh.

Aksi pelaku sempat menjadi tontonan warga sekitar lantaran dari atas motor pasutri jatuh bersama dua anaknya. Dan anaknya berusia 1,5 tahun sempat tertindih motor meski tidak mengalami luka serius. Di lokasi korban dan dept collector sempat ribut dan langsung diamankan warga.

Sejumlah ojek online yang ada dilokasi lalu membawa kedua belah pihak ke Mapolsek Koja untuk dilakukan proses selanjutnya. “Saat ini masih dilakukan proses pemeriksaan. Pelaku bisa dijerat pidana akibat tindakannya,” ucapnya.

- Advertisement -