Prajurit Marinir Ini Gagalkan Aksi Begal Di Medan

0
Kendaraan yang dikendarai Kopda Marinir Syaiful Kadri. Foto: Istimewa
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

WartaMaya.Id, Medan- Kopda Marinir Syaiful Kadri yang berdinas di Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) I Belawan, berhasil menggagalkan aksi pembegalan di Jl. Darusalam, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Medan. Sabtu (19/08/2017).

Aksi pembegalan tersebut terjadi pada Sabtu dini hari pukul 04.30 terhadap sepeda motor Honda Vario 125 BK 4274 ABD warna putih yang sedang dikendarai oleh Fitria Hasanah (34), seorang karyawan swasta, warga Lingkungan 1 Bahari, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan.

Peristiwa berawal saat Kopda Marinir Syaiful sedang melintas di Jl. Darusalam (TKP), dengan mengendarai mobil Avanza. Dari arah berlawanan prajurit Marinir ini melihat dua orang pria sedang berusaha merampas sepeda motor vario yang dikendarai oleh seorang wanita, dan mendengar teriakan “Begal…! Begal…!

- Advertisement -
loading...

Melihat situasi itu, Kopda Marinir Syaiful mempercepat laju kendaraannya dan menabrakkan mobil yang dikendarainya itu ke Sepeda Motor pelaku yang berusaha melarikan diri. Pelaku terjatuh dan berdiri lalu berusaha kabur kembali.

Kopda Marinir Syaiful Kadri. Foto: Istimewa

Kopda Marinir Syaiful memutar balik kendaraannya dan mengejar kedua pelaku tersebut. Dalam aksi kejar kejaran tersebut, akhirnya kendaraan pelaku terjatuh depan di RS. Accuplast Jl. Sei Bahbolon, Medan.

Tersangka yang diketahui bernama Nando, kemudian melarikan diri dengan membawa sepeda motor  yang digunakan untuk melakukan aksi pembegalan. Satu tersangka lainnya berinisial  FS (23), warga Jalan Yos Sudarso, Lorong XI No.20, Kelurahan Glugur Kota, Kecamatan Medan Barat, melarikan diri.

Warga yang kala itu ramai berdatangan melakukan pencarian terhadap pelaku begal, tak lama kemudian warga akhirnya menemukan tersangka FS yang bersembunyi di dalam parit.

Saat di interogasi, diketahui bahwa dalam aksi begalnya itu, tersangka tidak hanya sendirian, melainkan bersama dengan enam rekan lainnya.

Baca Juga :  FH-UKI Menuju Level Internasional

Kemudian pelaku aksi pembegalan beserta Korban serta Kopda Marinir Syaiful Kadri dibawa ke Polsek Medan Baru guna dimintai keterangan sebagai saksi atas peristiwa tersebut.

- Advertisement -