Petugas Damkar Evakuasi Paksa Pria Pemanjat SUTET Di Jakut

0
Foto Istimewa
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

WartaMaya.Id, Jakarta – Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Utara bersama pihak PLN Jakarta berupaya melakukan evakuasi paksa terhadap seorang pria yang memanjat Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTET) pada Jumat (18/8/2017).

Proses evakuasi tersebut membuat ratusan masyarakat di wilayah dekat lokasi menara SUTET Jalan Yos Sudarso (dekat Halte Transjakarta Plumpang), Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara berkerumun disekitar lokasi dan membuat kemacetan arus lalu lintas.

Agustinus Woro (48), pria asal Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga mengalami gangguan jiwa dan mencari perhatian sudah menaiki dan bertahan di puncak menara SUTET selama lima hari, atau sejak Senin (14/8) pagi lalu.

- Advertisement -
loading...

Kasie Operasi Sudin Damkar Jakut, Abdul Wahid mengatakan pihaknya sudah berupaya melakukan evakuasi paksa dengan bantuan dari pihak teknisi PLN sejak Pukul 14.00 WIB lalu.

“Kita upayakan evakuasi paksa namun dengan tetap cara persuasif. Dari komunikasi petugas kita di bagian pucuk menara Agustinus mau turun tapi meminta air minum,” ujar Abdul, di lokasi bagian bawah SUTET, Jumat (18/8/2017).

Ia mengungkapkan pihaknya mengerahkan 20 personil anggota Damkar yang memang terlatih dalam kegiatan memanjat serta evakuasi dari ketinggian obyek hingga di atas 20 meter.

“Peralatan yang digunakan tangga, tali kermantel, webing, seat harnes, full harnes body, carabiner, figure of eight, pullay, fire helmet,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Tanjung Priok Kompol Jimmy Martin Simanjuntak mengatakan pihaknya melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam proses evakuasi.

“Kita himbau masyarakat agar tidak menonton di bahu jalan agar tidak membuat kemacetan arus lalu lintas dari arah Kelapa Gading dan Sunter ke Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar Jimmy didampingi Wakapolsek AKP Mulyana.

Ia mengaku sudah berupaya melakukan mediasi dengan menghubungi pihak keluarga dari pemuda tersebut, namun dari pihak kerabat menyatakan lepas tangan dengan perilaku dari anggota keluarganya itu.

- Advertisement -