DPA-GBI: “Kami Bersama Pemerintah Melawan Teroris”

0
Kanan-Kiri: Pdt. Goring Abast (Biro Dewasa Muda), Pdt. Andre Imam (Wakil Ketua I), Pdt. selnop Padang (Biro Goverment), Pdt. Yusuf Suranta Purba (Sekretaris Umum), Pdt. Tony Tanuwijaya (wakil Ketua II), Pdt. Andreas Tuhenay (Biro Networking), Pdt. Ricki Rido Sinaga (Wakil Ketua III), Pdt. Risdianto (Biro Litbang). Foto: Nick Irwan
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

WartaMaya.Id, Jakarta- Departemen Pemuda dan Anak Gereja Bethel Indonesia (DPA-GBI) mengadakan jumpa pers menyikapi tragedi ledakan bom di surabaya, Selasa siang (15/05/2018) di Graha Bethel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Pernyataan sikap dari lembaga yang mempunyai 37 pengurus daerah di seluruh Indonesia itu, merupakan salah satu bentuk sumbangsih konkrit dari DPA-GBI untuk rasa kebangsaan. DPA-GBI menyatakan bahwa mereka mendukung upaya yang dilakukan pemerintah saat ini untuk melawan segala bentuk terorisme di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pernyataan sikap ini merupakan salah satu bentuk konkrit dukungan kepada pemerintah terkait persoalan terorisme. Ini kami (DPA-GBI) ingin sampaikan bahwa pemerintah tidak sendirian melawan teroris. Kita harus bersatu bersama dengan seluruh elemen bangsa untuk itu (melawan teroris), kami mewakili pemuda Kristen ingin berkontribusi untuk persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar salah satu pengurus DPA-GBI.

Berikut kutipan pernyataan sikap DPA-GBI yang dibacakan oleh pengurus di depan para awak media;

- Advertisement -
loading...

“PERNYATAAN SIKAP
PENGURUS PUSAT DEPARTEMEN PEMUDA DAN ANAK GEREJA BETHEL INDONESIA
TERHADAP AKSI TERORIS YANG TERJADI
PADA TANGGAL 13 – 14 MEI 2018

Menyikapi aksi teror yang terjadi kemarin, Saya selaku ketua Pengurus Pusat Departemen
Pemuda dan Anak (PP DPA) Gereja Bethel Indonesia (GBI) dan sekaligus sebagai generasi
muda bangsa Indonesia yang cinta akan Bangsa dan Negara, yang cinta akan perdamaian dan kedamaian sesama anak bangsa, dengan ini kami menyatakan sikap:

1. PP DPA GBI menyatakan bahwa teroris tidak ada hubungannya dengan Agama.

2. PP DPA GBI, mengecam dan menentang aksi kekerasan dan aksi teror yang dilakukan oleh kelompok orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang ingin merusak
persatuan dan kesatuan bangsa yang terjadi di Negeri ini khususnya yang terjadi kemarin di SURABAYA terhadap beberapa Rumah Ibadah (gereja) yang ada disana dan hari ini di Mapolrestabes SURABAYA.

3. PP DPA GBI, meminta pemerintah meningkatkan kinerja Kemenham, aparat keamanan TNI, POLRI, BNPT dan elemen terkait dalam penaggulangan aksi-aksi kekerasan dan teroris di Indonesia.

4. PP DPA GBI, mendukung Pemerintah, TNI dan Polri untuk segera mengusut dan memberantas dengan tuntas jaringan pelaku aksi teror dan memberlakukan hukum
yang seadil-adilnya demi terciptanya persatuan dan kesatuan dan rasa keadilan bagi
tiap anak bangsa.

5. PP DPA GBI, menyatakan duka yang mendalam untuk semua korban dari aksi teror yang terjadi pada beberapa gereja di Surabaya, Tuhan kiranya memberi kekuatan buat
semua keluarga yang ditinggalkan.

6. PP DPA GBI, mengajak semua organisasi kepemudaan yang ada untuk menjaga kerukunan umat beragama dan bersama-sama menjaga kesatuan dan persatuan
bangsa.
Kiranya Tuhan yang maha Kuasa memampukan kita semua untuk tetap menjaga Kerukunan hidup antar umat beragama dalam berbagai perbedaan yang ada agar tetap saling menghargai
dan menghormati satu dengan yang lain dalam bingkai NKRI.

Demikian pernyataan Sikap Resmi kami mewakili semua generasi muda Gereja Bethel Indonesia yang ada diseluruh negeri tercinta Indonesia dari tingkat Provinsi, Kota dan
Kabupaten.
#KamiTidakTakut
#DPAadalahKITA
#GenerasiDahsyat

Jakarta : 14 Mei 2018.
Salam Generasi Dahsyat

Ketua PP DPA GBI, Pdt. Joel Manalu,M.Th  dan Sekretaris PP DPA GBI, Pdt. Yusuf Suranta Purba, S.Th.”

Selain pernyataan sikap tersebut, DPA-GBI juga menekankan tentang pentingnya menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, DPA-GBI melalui kepengurusan yang bukan saja tersebar di wilayah Indonesia saja tapi juga di luar negeri itu, senantiasa melaksanakan kegiatan dan program serta berjejaring dengan segenap elemen bangsa untuk mewujudkan generasi dahsyat sesuai dengan tagline mereka.

Baca Juga :  IPWL: Anggaran Minim, Rehabilitasi Pengguna Narkoba Kurang Maksimal

 

- Advertisement -