Alumni UKI Kecam Teror Bom

0
Hulman Panjaitan SH.,MH, Foto: Nick
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

WartaMaya.Id, Jakarta- Kecaman atas tragedi teror bom yang terjadi di kota Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, pada Minggu (13/5/2018), terus mengalir dari berbagai kalangan. Segenap elemen bangsa mulai dari Pemerintah, lembaga agama hingga komunitas lintas iman juga ikut menyatakan kecaman serta keprihatinan mereka menyikapi peristiwa yang telah merenggut belasan korban jiwa itu. Kali ini pernyataan sikap datang pula dari kalangan akademisi, yakni Ikatan Alumni Program Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia (IKA PPs-UKI).

Dalam sebuah pesan singkat yang dikirimkan ke redaksi WartaMaya pada Senin pagi (14/5/2018), IKA PPs-UKI menyampaikan 5 buah poin berisi kecaman keras atas tindakan teror bom, serta ungkapan duka yang mendalam bagi para keluarga korban.

“Turut berduka yang sedalamnya kepada keluarga yang menjadi korban,” tulis IKA PPs-UKI dalam pernyataan sikapnya di poin Pertama.

- Advertisement -
loading...

Pada poin yang Kedua, IKA PPs-UKI juga manyatakan mengutuk keras tindakan dan perbuatan terorisme dan kekerasan dalam segala bentuknya.

Lembaga yang diketuai Hulman Panjaitan SH.,MH dan Dr. Ermi Muniarti M.Pd selaku sekretaris, ini, juga meminta agar pemerintah mengambil langkah tegas dalam penanggulangan terorisme di Tanah Air.

“PeristIwa ini merupakan duka bangsa dan kejahatan luar biasa yang diluar perikemanusiaan dan tidak dibenarkan oleh ajaran agama apapun, karenanya mendukung dan mendorong aparat pemerintahan, Kepolisian dan TNI untuk segera membasmi terorisme di bumi Pertiwi Indonesia sampai ke akar akarnya, menangkap para pelaku dan menjatuhkan hukuman mati, membongkar jaringan terorisme hingga ke akar-akarnya,” bunyi pernyataan sikap itu pada bagian yang Ketiga.

Sedangkan pada poin Keempat, mereka turut mengimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat dan para pimpinan umat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh ujaran kebencian yang diedarkan baik secara lisan maupun melalui media sosial lainnya.

Di penutup, IKA PPs-UKI juga meminta sekaligus mendorong agar Pemerintah dan DPR segera mengesahkan dan mengundangkan RUU tentang perubahan UU Nomor 15 tahun 2003 tentang pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here