Pengamat: Jabatan Jaksa Agung Lebih Baik Diisi Kalangan Akademisi

0
Pengamat yang juga Kurator Hukum, Jahmada Girsang, S.H., M.H., C.L.A. Foto: Istimewa.
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

Wartamaya.Id, Jakarta- seorang praktisi hukum yang juga seorang Advokat dan Kurator, Jahmada Girsang, S.H., M.H., C.L.A., berpendapat bahwa seorang Jaksa Agung haruslah datang dari kalangan akademisi dan/atau praktidi hukum sekalian,sehingga tshu arti penegakan hukum. Hal itu dikatakan praktisi/pengamat hukum ini saat ditemui wartamaya di kantornya, Jl. Majapahit No.26 Blok 0,yang tidak jauh dengan Istana Negara Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019). Ia berharap agar kabinet pemerintahan yang akan tersusun nanti dapat secara proporsional dalam menempatkan pemimpin, agar roda pemerintahan khususnya di bidang penegakan hukum dapat berjalan dengan baik.

“Kunci ketegasan penegakan hukum sebenarnya ada di pundak salah satu di Jaksa Agung. Kalau ada penegak hukum yang nakal dan melakukan tindak pidana korupsi da/atau di hukum mati saja,setidaknya ya harus dipecat dan dihukum berat karena tidak memberikan contoh kepada generasi penerus kedepannya. Bagaimana mau tegas jika penegak hukumnya saja berbuat yang tidak benar dan mau menerima suap. Pilihlah Jaksa Agung itu lebih tepat berasal dari seorang akademisi atau profesional jangan dari partai politik, itu akan ‘warna warni’ nantinya. Akan sulit menentukan keputusan nantinya karena ada kepentingan politik”, jelas Jahmada Girsang.

Lebih lanjut dikatakannya, banyak anak bangsa yang pantas untuk jadi seorang Jaksa Agung. Posisi itu harus mampu menghadirkan seorang yang mempunyai karakter yang jujur, berintegritas serta menjunjung tinggi keadilan yang sesuai konstitusi yang berlaku. Untuk itu, masih kata Jahmada Girsang yg lebih di kenal dipanggil Jagirs di kalangan Advokat dan Kurator ini, pemimpin kedepan harus juga menempatkan para menterinya yang betul betul mempunyai integritas, moral dan etika yang kokoh dan tidak tergoyahkan oleh karena uang atau sogokan apa pun juga.

- Advertisement -
loading...

Advokat yang dikenal aktif dalam pelayanan gereja ini juga, mengapresiasi tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru saja berhasil menjaring koruptor lewat operasi tangkap tangan (OTT). Menurutnya, apa yang telah dilakukan ole KPK itu harus mendapat dukungan dari semua pihak. Terkait wacana salah satu Ketua KPK yang mengatakan tentang pemindahan Narapidana kasus korupsi ke Nusakambangan, menurut Jagirs hal tersebut tidak akan berdampak signifikan terhadap efek jera pelaku korupsi. Menurutnya sistem penegakan hukumnyalah yang harus lebih diperbaiki lagi kedepannya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here