Fisipol UKI Gelar Diskusi dan Bedah Buku Deradikalisasi

0
Ratusan mahasiswa Fisipol UKI dan tamu undangan saat mendengarkan pemaparan dari para penulis buku, Kampus UKI Cawang, Jakarta Timur, Rabu (24/4). Foto: Nick.
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

Wartamaya.Id, Jakarta- Maraknya aksi terorisme, menurut sejumlah pengamat, disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari masalah kemiskinan dan kesenjangan ekonomi, hingga pemikiran yang radikal. Center for Security and Foreign affairs Studies (Cesfas) Fakultas Sosial dan Ilmu Politik jurusan Hubungan Internasional (Fisipol HI) Universitas Kristen Indonesia (UKI) bekerjasama dengan Puslitbang Lektur, Kementerian Agma RI menyelenggarakan kegiatan Bedah Buku “Deradikalisasi: Kontra Radikalisme dan Deideologisasi Rabu (24/04/2019) di Kampus UKI Cawang, Jakarta Timur.

Buku setebal 216 halaman tersebut mengurai tentang fenomena radikalisasi dan ideologisasi di Indonesia, baik dalam bentuk pemikiran intoleransi hingga keinginan mengubah idologi negara yang berwujud teror atau melakukan tindakan kekerasan atas nama “agama”. Untuk menghadapi hal tersebut, para penulis yang merupakan para akademisi di pelbagai kampus itu menyarankan agar adanya upaya yang serius dari segenap komponen bangsa.h Bukan saja melibatkan peran negara dengan upaya pendekatan hard approach, seperti melibatkan aparat keamanan, penting juga dengan meningkatkan upaya pendekatan soft approach dengan pemahaman, pengamalan dan pengembangan nilai-nilai ajaran agama yang benar serta penguatan karakter kebangsaan di lembaga pendidikan.

“Selain peran aktif dari negara dan tokoh-tokoh agama di pelbagai forum yang ada untuk dapat menetralisir paham radikal di tengah masyarakat, penting juga melalui pendidikan di sekolah dan juga berbagai literasi mengenai kemajemukan Indonesia”, ujar Dekan Fisipol UKI, Angel Damayanti yang juga merupakan salah satu penulis buku saat ditemui usai acara.

- Advertisement -
loading...

Buku Deradikalisasi: Kontra Radikalisme dan Deideologisasi itu diharapkan dapat menjadi bahan refrensi dalam menanggulangi bahaya radikalisme di Indonesia, yang berpotensi muncul dalam agama mana pun dan dapat terjadi dalam situasi apapun.

Nampak hadir dalam acara bedah buku yang dipenuhi mahasiswa UKI dan para tamu undangan tersebut antara lain, Staf Ahli Menkopolhukam Sri Yunanto, Direktur Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga Noorhaidi Hasan, Penulis Buku Deradikalisasi yang juga Dekan Fisipol UKI Angel Damayanti, Ketua Program Studi Kajian Terorisme UI M Syauqillah, sedangkan moderator acara tersebut adalah Wakil Direktur Cesfas Fisipol UKI Ruth Hana Simatupang.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here