Buyung Lapau Komentari Ketum terpilih DPP PKDP H. Refrizal

0
- Advertisement -Best Domain & Hosting!
H. Refrizal, Anggota DPR RI Terpilih.

WartaMaya.Id, Pekanbaru – Musyawarah Besar (Mubes) V Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) sudah usai, yang diselenggarakan di Grand Suka Hotel, Pekanbaru Provinsi Riau, dari tanggal 6-8 April 2018. Gegap gempita, temu kangen dan canda tawa nostalgia sesama kampung halaman Piaman (Asal Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman dan sekitarnya), menjadi warna meriahnya acara tersebut.

Selain memusyawarahkan evaluasi kepengurusan sebelumnya, Mubes juga menyepakati Program Kerja DPP PKDP Periode 2018-2023. Kemudian, Paripurna Mubes melakukan pemilihan Calon Ketua Umumnya.

Pada pemilihan Ketua Umum, muncullah dua sosok tokoh Piaman yang bertarung memperebutkan suara DPW dan DPD PKDP se Indonesia, yakni; H. Refrizal (Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS) dan Hamidi Bustami, SH, M.Kn (Notaris).

- Advertisement -
loading...

Dengan total perolehan suara: Refrizal 66 Suara dan Hamidi Bustami 53 Suara, serta 2 suara abstein, total keseluruhan suara 121. Refrizal secara sah, menduduki jabatan Ketua Umum DPP PKDP dan untuk menyusun struktur yang baru akan dilakukan oleh Tim Formatur berjumlah 15 orang sesuai Mandat Mubes V PKDP.

Innalillahi wa Innailahi Roji’un. Mohon do’a dan dukungannya, saya baru dapat amanah pada Mubes V PKDP di Pekanbaru, Riau, terpilih sebagai: Ketua Umum DPP PKDP (Persatuan Keluarga Daerah Piaman) Periode 2018 – 2023,” ungkap Refrizal kepada Team Wartamaya, melalui pesan WhatsApp-nya, Minggu (8/4/2018).

Sementara itu, H. Buyung Lapau,S.Sos,M.Si, Ketua DPD PKDP Kota Sawahlunto yang juga Kepala BPPKAD/ Dinas Keuangan Pemda Kota Sawahlunto, meyakini kepemimpinan Refrizal mampu menjadi aura segar dalam kepengurusan DPP PKDP kedepannya. “Harapan kami PKDP mesti memiliki unit usaha bersama yang bisa mensupport khas organisasi. Banyak hal yang bisa dilakukan dan rasanya itu tidak susah, karena di jiwa orang Piaman sudah tertanam jiwa dagang yang begitu kuat,” ungkap Buyung Lapau.

Lebih lanjut Buyung Lapau juga menjelaskan idenya, bahwa setelah ada kantor DPP PKDP yang permanen, diusahakan juga ada semacam penginapan yang bisa disewakan kepada siapapun, terutama dari daerah yang dinas/ bepergian ke Jakarta. Dekat penginapan itu, dibuat pula ‘Palanta’ (Indo; kedai) yang menjual sarapan pagi spesifik Piaman/ Minang, seperti; Katupek Gulai Cubadak/ Tunjang, Teh Talua, Katupek Gulai Paku, dan lain – lain. Sehingga, menurutnya ‘Palanta PKDP’ akan menjadi tempat bersilaturrahmi antara Ranah dan Rantau, tentunya dalam usaha membangun kampung halaman, maupun membahas masalah warga di Rantau dan Ranah tersebut.

Namun yang tidak kalah pentingnya lagi, kita harus melakukan pengelolaan keuangan secara transparan dan akuntabel. Harus dilaporkan penggunaan dana secara transparan, jika perlu bendaharanya atau yang membantu bendahara berlatarbelakang akuntansi, yang bisa membuat laporan keuangan secara rutin. Tidak jarang kehancuran organisasi, dikarenakan dana kelola tidak transparan yang pada akhirnya menimbulkan ketidakpercayaan donatur. Soal sumber dana, selain dari adanya unit usaha, juga mesti dihimpun sumbangan para tokoh dan pengusaha Piaman,” ujarnya.

Disamping itu, Pak Ketua Umum yang terpilih juga mesti didampingi oleh seorang Ketua Harian yang kriterianya harus bermental operasional, melayani, lincah, supel dan mudah bergaul. Ketua Harian inilah yang nanti akan menggerakkan organisasi serta mampu berhubungan dan berkomunikasi secara baik dengan DPW dan DPD se Indonesia maupun tokoh Piaman lainnya. Orang Piaman ini tidak pelit, tapi penggerak itu yang selama ini tidak ada. Asal para penguasaha dan tokoh itu didatangi, kemudian di persentasekan program organisasi, Insya Allah akan keluar pula sumbangannya. Saya yakin kita bisa membangun Tower PKDP pada akhirnya,” pungkasnya mengakhiri.

- Advertisement -