Menteri Eko Sandjojo Beri Pujian Untuk STT REM

0
Direktur Eksekutif Conrad Supit Center Johan Tumanduk S.H., M.M., M.Min., M.Pd.K, (kiri), Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Eko Putro Sandjojo BSEE., M.BA (kedua dari kiri), dan pembina yayasan Rahmat Emmanuel Ministry Prof. Dr. Abraham Conrad Supit (ketiga dari kiri), saat Kuliah Umum di kampus STT REM, Jumat malam (6/4/2018). Foto: Ronald
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

WartaMaya.Id, Jakarta- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Eko Putro Sandjojo BSEE., M.BA, pada Jumat malam (6/4/2018) memberikan Kuliah Umum Kepemimpinan bertajuk “Membangun Pemimpin Indonesia” kepada civitas akademika Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel Ministry.

Kedatangan Eko Putro Sandjojo di kampus STT REM, Kelapa Gading, Jakarta Utara, diterima langsung oleh pembina yayasan Rahmat Emmanuel Ministry Prof. Dr. Abraham Conrad Supit dan Direktur Eksekutif Conrad Supit Center Johan Tumanduk S.H., M.M., M.Min., M.Pd.K.

Direktur Eksekutif Conrad Supit Center dalam sambutannya ikut mengapresiasi kinerja pemerintah, khususnya Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia. Berdasarkan penilaian dari pengalamannya berpesiar ke berbagai tempat di bumi Nusantara, ada begitu banyak bukti nyata perubahan positif yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat khususnya di sektor pembangunan Desa dan pertanian.

- Advertisement -
loading...

“Saya sebenarnya terharu di sesi Kuliah Umum kali ini. Kebetulan saya ini hobi traveling, pak Menteri. Saya ke Buton, Malinau dan juga kampung saya di Sulawesi Utara. Saya melihat ada banyak perubahan yang positif di daerah-daerah. Saya juga merasa bangga bisa mengundang orang yang paling berkeringat dalam perwujudan keadaan itu,” ujar Johan Tumanduk saat mengantar Kuliah Umum.

Menteri Eko Sandjojo mengawali Kuliah Umum Kepemimpinan dengan memberi pujian kepada STT REM karena sudah memfasilitasi banyak mahasiswa dari daerah untuk bisa mengakses pendidikan tinggi di Indonesia.

“Saya terharu Sekolah Tinggi Rahmat Emmanuel ini bisa mempunyai kemampuan yang luar biasa. Teman-teman (mahasiswa STT REM) beruntung sekali karena di Indonesia itu 60% dari angkatan kerja kita atau generasi muda kita sekarang masih lulusan Sekolah Menengah Pertama dan 40% masih lulusan Sekolah Dasar. Dan masih banyak dari mereka di daerah-daerah terpencil yang mungkin belum punya kesempatan untuk bisa bersekolah seperti yang ada di kota besar ini,” ujar Eko.

Menurut Eko, model partisipasi melalui pendidikanlah yang ikut memperkuat posisi Indonesia di mata internasional.

“Sekarang kita telah 72 tahun merdeka. Tanpa kita sadari Indonesia telah menjadi negara dengan kekuatan ekonomi nomor 16 di dunia dengan GDP lebih dari 1 trilyun Dollar Amerika. Di dunia ini hanya ada 16 negara yang GDPnya lebih dari 1 trilyun Dollar Amerika,” katanya lagi.

Namun ia juga mengingatkan bahwa kondisi perekonomian Indonesia saat ini harus didukung oleh konsistensi anak bangsa dalam menjaga stabilitas dan Kebinekaan.

“Dan yang lebih membanggakan dan memberi harapan kepada kita, kalau kita bisa mempertahankan stabilitas Kebinekaan ini, stabilitas sosial, stabilitas politik dan kita bisa mempertahankan pertambahan ekonomi setidaknya seperti saat ini ada banyak pihak seperti pricewaterhousecooper yang meramalkan pada 2030 nanti GDP Indonesia akan naik dari 1 trilyun menjadi hampir 3,5 trilyun Dollar Amerika,” ujar Eko lebih lanjut.

Kuliah Umum STT REM kali ini merupakan penyelenggaraan yang keempat kalinya. Pada penyelenggaraan pertama, STT REM menghadirkan pengamat ekonomi Prof. Rhenald Kasali. STT REM juga pernah menghadirkan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana. Ade Supandi sebagai pembicara utama pada Kuliah Umum di kampusnya.

- Advertisement -