Umat Nasrani Peringati Jumat Agung

0
acara perjamuan kudus yang di bawakan oleh Pendeta Nekson Simanjuntak, Pendeta Faber Simatupang, Pendeta Marinda Purba dan Pendeta ARIT Tambunan yang berlangsung hikmat dan kudus.
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

WartaMaya.ID, Jakarta – Perayaan Jumat Agung atau memperingati hari kematian Tuhan Yesus Kristus yang diperingati oleh umat nasrani diseluruh penjuru dunia pada Jumat (3/3/2018).

Acara kebaktian perayaan memperingati kematian Tuhan Yesus Kristus yang berlangsung di Gereja HKBP Depok 1, berlokasi di jalan Cenderawasih raya, berlangsung dengan penuh hikmat dan damai. Kurang lebih 1000 jemaat yang turut hadir dalam acara peringatan Jumat Agung.

Kegiatan kebaktian di Gereja HKBP Depok 1 dibagi menjadi tiga kali ibadah yaitu masuk pada pukul pagi 06:00 kebaktian dan acara perjamuan kudus, siang 09:00 kebaktian dan perjamuan kudus dan sore 18:00 kebaktian dan acara perjamuan kudus.

- Advertisement -
loading...

Dalam ibadah perayaan jumat agung renungan yang di sampaikan oleh Pendeta Nekson Simanjuntak sebagai pendeta ressort hkbp depok 1, yang di kutip dari ayat alkitab Yohanes 19: 28-30, pada ayat 30 dikatakan, Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: ‘Sudah selesai.’ Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.”  bahwasanya kita umat kristen dosa kita sudah lunas dibayar oleh Tuhan Yesus Kristus. Yesus sudah selesai menunjukkan bahwa bagi “Yesus disalib bukan hanya sekedar penderitaan atau aniaya bagiNya, tetapi salib adalah sebuah tugas dan misi yang harus Ia emban dari Bapa”. Jelas Pendeta Nekson Simanjuntak.

Pendeta Nekson Simanjuntak menambahkan, Peristiwa Salib Kristus adalah pengharapan baru untuk kebaikan umat manusia. Kata “Aku Haus” dan “Sudah Selesai” dua kata kunci penting yang dapat kita refleksikan membuka harapan baru kehidupan umat manusia yang lebih manusiawi dan bermartabat.

- Advertisement -
PenulisHerwin Gultom
SHARE