Ini 4 Poin Seruan FUKJ Terkait Perayaan Paskah

0
Para pemimpin gereja di wilayah DKI Jakarta berfoto bersama usai gelar jumpa pers di kantor PGI wilayah Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (28/03/2018). Foto: Nick
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

WartaMaya.ID, Jakarta- Forum Umat Kristiani Jakarta (FUKJ) adakan jumpa pers terkait perayaan Paskah di kantor PGI wilayah Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (28/03/2018). Dari pertemuan itu ada beberapa poin yang diserukan FUKJ.

Dikutip dari keterangan tertulis yang dibagikan kepada awak media, ada empat poin yang diserukan kepada semua pihak yang merayakan Paskah. 4 poin itu antara lain;

“1. Rayakan Paskah dengan kesukacitaan dan kekudusan melalui peribadahan yang mengokohkan kehidupan persekutuan. Beribadalah dengan semangat menyaksikan diri sebagai hamba kebenaran, sehingga banyak orang juga menikmati perubahan dan pembaruan Paskah.

- Advertisement -
loading...

2. Rayakan Paskah dengan keindahan berbagi damai dimana saja dan kapan saja dengan menyaksikan nilai kasih yang benar sehingga semua orang dibangkitkan percayanya untuk saling mengasihi, saling menerima, saling menghormati dan saling mengakui sebagai persekutuan tubuh Kristus.

3. Rayakan Paskah dengan keprihatinan terhadap kesenjangan sosial yang membutuhkan jawab dari nilai kebangkitan umat yang dibaharui oleh kasih karunia Allah, sehingga banyak perilaku adil dan damai yang mencerminkan kebenaran Allah dikedepankan.

4. Rayakan Paskah dengan nuansa keugaharian yang menunjukan bahwa gereja dan umat Kristiani selalu bersyukur atas berbagai pemberian Allah, dan selalu merasa cukup dengan berkat Allah sehingga hidup dan kehidupan semakin utuh walaupun beraneka ragam”.

Di akhir surat seruan tersebut terdapat lima tanda tangan dari enam perwakilan aras gereja di wilayah Jakarta. Lembaga gereja yang menandatangani seruan itu adalah, PGI wilayah Jakarta (PGIW) yang ditanda tangani oleh Ketua PGIW Jakarta Pdt. Manuel E. Raintung, PGLII DKI Jakarta oleh Pdt. R.B. Rory, PBI DKI Jakarta, Pdt. John Mardisantosa, Gereja Ortodoks Indonesia, Athanasius Khaerul dan Komisi HAAK Keuskupan Agung Jakarta, Romo Antonius Suyadi. Sedangkan perwakilan dari aras gereja PGPI DKI Jakarta tidak hadir dalam pertemuan itu.

- Advertisement -