Polisi Tangkap Wanita Berhijab yang Melakukan Penodongan Dengan Sajam

0
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

WartaMaya.Id, Jakarta – Unit Reskrim Polsek Koja, telah meringkus wanita berjilbab dan bercadar yang hendak melakukan penodongan disertai kekerasan di kawasan Koja, Jakarta Utara pada Senin (13/02/2018).

Dalam keterangan Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Reza Arif Dewanto, korban Sarminah (34) beserta anaknya saat itu sedang berada dirumah.

Kemudian saat korban makan siang bersama anaknya pelaku Siska Widianti (28) mendatangi rumahnya dengan berkata “Permisi”. Saat itu Sarminahpun langsung membuka pintu rumah.

- Advertisement -
loading...

“Saat itu juga Siska Widianti, sangat tampak berbeda dilihat dari cara berpakaian dia menggunakan pakaian jilbab panjang dan menutupi wajahnya dengan cadar. Kemudian pelaku bertanya kepada korban Sarminah ‘ada kost-kostan ngga bu’ dan ‘dijawab oleh Sarminah ‘ada, tapi di atas mau nggak’ lalu pelaku menjawab ‘nggak bu’ Pelaku tersebut langsung nyelonong pergi,” jelas Reza Arif, Selasa (13/02/2017).

Reza Arif menuturkan, pelakupun langsung pergi. Namun saat Sarminah melanjutkan makan siang, Korban pun kaget lantaran perempuan yang berjilbab dan bercadar itu datang lagi dan langsung masuk kerumah langsung menodongankan senjata tajam ke arah dada Sarminah.

“Pelaku pun mengancam dengan mengatakan ‘jangan teriak, serahin semua barang berharga kamu, kalo nggak saya bunuh’. Kemudian pelaku menarik kalung emas yang ada dileher Sarminah hingga putus lalu dimasukan kedalam tasnya. Setalah itu pelaku menyuruh untuk menujukan tempat dimana menyimpan barang berharga lainnya sambil tetap menodongkan senjata tajam,” tutur Reza Arif.

Sarminah pun merasa ketakutan. Dan saat itu Sarminah lari menuju kamar beserta anaknya berterik untuk meminta pertolongan.

Reza menjelaskan, pelaku pun langsung panik sehingga keluar dari rumah Sarminah. Lalu warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung mengejar pelaku tersebut sampai akhirnya tertangkap di pos samping RW.

Baca Juga :  Mengenal Tunggul Wulung, Penginjil Tanah Jawa Lewat Sendratari

“Pelaku langsung digeledah isi tas yang dibawa. Dan ternyata benar ada sebuah kalung dan pisau yang tadi digunakan untuk menodong korban,” ucap Reza Arif.

“Untuk saat ini pelaku sudah diserahkan ke Polsek Koja untuk diperiksa lebih lanjut,” tambah Reza Arif.

Polisi juga telah menyita barang bukti. Berang bukti tersebut yakni satu kalung emas berikut liontinnya dengan berat 6 gram, dua lembar Nota pembelian emas, satu bilah senjata tajam jenis pisau berikut sarungnya, seta helai jilbab panjang berikut cadar warna hitam, dan satu buah tas jinjing warna merah merk Kit-Kat.

- Advertisement -
PenulisHerwin Gultom
EditorRyan Suryadi
SHARE