Kenang Pertempuran Laut Aru, Prajurit Kolinlamil Asah Jiwa Patriotisme

0
Upacara Peringatan Hari Dharma Samudera, di Lapangan M. Silam, Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Foto: Dinas Penerangan Kolinlamil
- Advertisement -Best Domain & Hosting!

WartaMaya.ID, Jakarta- “Mereka telah membuktikan bahwa bangsa Indonesia tidak pernah gentar menghadapi musuh dalam upaya mempertahankan wilayah dan kedaulatan negara”, demikian disampaikan Kaskolinlamil Laksma TNI Irwan Achmadi, M.Tr (Han) saat membacakan amanat Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P, saat memimpin Upacara peringatan Hari Dharma Samudera, di Lapangan M. Silam, Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (15/01/2018)

Kita harus meneladani Para pahlawan Laut Aru yang telah menunjukan sikap kesatria dan rela berkorban. “Sikap kesatria dan rela berkoran tersebut merupakan cerminan dari kedisiplinan, hierarki dan kehormatan militer yang selalu terjaga meskipun dalam kondisi kritis sekalipun”, ujar Kaskolinlamil menirukan Kasal.

Dalam peringatan Hari Dharma Samudera di Kolinlamil ini, bertindak selaku Komandan Upacara Letkol Laut (T) A.M. Rosidi, S.T. yang sehari-hari menjabat sebagai Kasubdisada Dismatbek Kolinlamil. Upacara tersebut diikuti oleh seluruh jajaran Kolinlamil baik Mako dan Satlinlamil Jakarta yang terdiri dari  Pamen, Bintara, Tamtama dan ASN

- Advertisement -
loading...

Upacara ini dilaksanakan dalam rangka memperingati peristiwa heroik di Laut Aru pada 56 tahun silam, terjadinya pertempuran laut yang melibatkan tiga kapal cepat torpedo TNI AL, yaitu RI Macan Tutul, RI Harimau dan RI Macan Kumbang menghadapi kapal perang kerajaan Belanda yang lebih modern dan canggih pada masa itu.

Komodor Yos Sudarso yang saat itu menjabat sebagai Deputi Kasal, on board di RI Macan Tutul sebagai Senior Officer Present Afloat (SOPA), bersama awak RI Macan Tutul, akhirnya gugur sebagai kusuma bangsa. Oleh karena itu, untuk mengenang peristiwa heroik tersebut, pemimpin TNI AL menetapkan tanggal 15 Januari sebagai Hari Dharma Samudera.

Kasal menyatakan, salah satu kunci keberhasilan perjuangan para Pahlawan di masa lalu, dan dapat dijadikan sebagai pedoman dalam mengawaki TNI Angkatan Laut, adalah sikap kebersamaan, rasa senasib dan seperjuangan, integritas tinggi, bekerja keras tanpa pamrih serta lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

Baca Juga :  Sajian Visual Menambah Megah Pegelaran Musik Metal Hammersonic 2018

Oleh karena itu, dihadapkan pada tuntutan tugas yang penuh dengan tantangan dan semakin kompleks di masa mendatang, melalui peringatan Hari Dharma Samudera ini, makna yang terpenting adalah mengaktualisasikan nilai-nilai kejuangan dan kepahlawan untuk menjadi kontribusi positif serta karya nyata bagi segenap prajurit matra laut dalam rangka mewujudkan TNI Angkatan Laut yang kuat dan menjadi kebanggaan Bangsa Indonesia.

Turut hadir dalam upacara peringatan Hari Dharma Samudera tersebut, para Asisten, Kasatker/Kadis, Komandan Satlinlamil Jakarta, dan Komandan KRI jajaran Satlinlamil Jakarta.

- Advertisement -
PenulisRyan Suryadi
SHARE