PGLII Ditunjuk Jadi Kordinator Natal Dan Paskah Bersama Se-Provinsi Banten

0
Sekum PGLII Pusat, Pdt. Freddy Soenyoto di salah satu kegiatan PGLII. Foto: Dok. Pribadi
- Advertisement -Otohits.net, fast and efficient autosurf

WartaMaya.Id, Banten- Kementerian Agama Provinsi Banten (Kemnag Banten) menunjuk Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) untuk melaksanakan tugas sebagai kordinator para perayaan Natal 2017 dan perayaan Paskah 2018 nanti. Lembaga aras gereja itu dianggap mampu menjalankan tugas sebagai kordinator dalam perayaan hari besar umat Kristiani tersebut di wilayah Banten. Hal itu diketahui dari surat penugasan yang dikeluarkan oleh Kemenag Provinsi Banten tertanggal 30 Agustus 2017 kepada PGLII. Sekretaris Umum PGLII, Pdt. Freddy Soenyoto menyambut baik akan penugasan itu.

“Mohon dukungan doa, saran dan masukannya agar PW PGLII Banten dapat melaksanakan Perayaan Ibadah Natal tahun 2018 bersama umat kristen se-Banten dapat terselenggara dengan baik.,” kata Sekretaris Umum PGLII, Pdt. Freddy Soenyoto dalam pesan singkatnya kepada WartaMaya, Jumat (15/09/2017).

Surat Penugasan Kemenag Prov. Banten kepada PGLII untuk menjadi kordinator perayaan Natal dan Paskah bersama. Foto: Istimewa

- Advertisement -
loading...

Saat ini lanjut Pdt. Freddy, PGLII sedang mempersiapkan hal-hal yang perlu dilakukan untuk melaksanakan tugas yang diberikan Kemenag Provinsi Banten itu. Dari mulai pembentukan panitia bersama hingga membuat rapat agar perayaan tersebut dapat terselenggara dengan baik.

“Sedang mempersiapkan rapat-rapat. Ini  rencananya akan digelar pada pertengahan Januari sekaligus perayaan tahun baru 2018 nanti. Untuk tema masih menunggu PGLII Nasional,” jelas Pdt. Freddy saat ditanya pelaksanaan dan tema yang akan diusung.

Merujuk pada surat penugasan yang dikeluarkan Kemenag Provinsi Banten itu, PGLII sebagai Lembaga Aras Gereja Nasional diminta untuk membentuk panitia bersama dan berkordinasi dengan Pembimas dari Kementerian Agama Wilayah Banten.

Sebelumnya, banyak tersiar kabar di sosial media tentang beberapa rumah ibadah umat Kristen di wilayah Cilegon ditentang kelompok tertentu untuk menjalankan ibadah, namun persoalan  itu langsung dikordinasikan oleh para pemuka agama setempat dan pemerintah, sehingga persoalan itu mereda. Perayaan Natal dan Paskah bersama ini diharapkan dapat memperlihatkan keberagaman yang kokoh di wilayah Banten, hal itu merupakan harapan dari pelbagai pihak terutama pengiat keberagaman.

Baca Juga :  Yonif- 9 Marinir Beruang Hitam Siap Berlaga di Selat Sunda

“Kami berharap kondisi kerukunan umat beragama di Banten terus terpelihara, untuk itu kami (PGLII), senantiasa aktif membangun komunikasi dengan para pemuka agama di Provinsi Banten guna merawat keberagaman Indonesia,” ungkap Pdt. Freddy Beberapa  waktu lalu kepada WartaMaya.

- Advertisement -
PenulisNick Irwan
SHARE