Pewarna ID Kembali Berikan Literasi Jurnalistik

0
Literasi jurnalistik yang diberikan oleh Pewarna ID kepada mahasiswa STT Pokok Anggur, Jakarta, Sabtu pagi (04/11/2017). Foto: Ronald.
- Advertisement -Otohits.net, fast and efficient autosurf

WartaMaya.Id, Jakarta- Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna ID) kembali memberikan literasi jurnalistik kepada masyarakat.  Kali ini literasi jurnalistik diberikan kepada sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi (STT) Pokok Anggur, yang diadakan di Kampus B STT Pokok Anggur, Jakarta Barat, Sabtu pagi (04/11/2017).

Anggota Pewarna DKI Jakarta, Prambudi, membuka kegiatan literasi dengan memperkenalkan 5 fungsi utama pers. Selain fungsi pers, Pram-sapaan dari Prambudi- juga menjelaskan sekilas seputar dasar-dasar jurnalsitik, teknik wawancara dan menulis dengan menggunakan dasar 5W1H (Who,What, When,Where, Why dan How), juga kiat memproduksi konten berita yang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Seorang pewarta tidak boleh menulis yang tidak berdasarkan fakta,” tegas Prambudi.

- Advertisement -
loading...

Di sisi lain ia juga bercerita tentang panggilan seorang pewarta dalam menghasilkan sebuah karya, dimana pewarta dituntut untuk tidak boleh menutup diri dari kritik, terutama kritik yang berkaitan dengan tulisan yang dihasilkan.

“Ketika kita membuat karya, ada kalanya kritik yang datang itu banyak sekali. Tetapi jangan pernah menutup diri akan hal itu dan perbaikilah kesalahan kita itu,” imbuhnya.

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STT Pokok Anggur, Denny Zakirsyah, saat ditemui WartaMaya.Id di lokasi kegiatan literasi jurnalistik menyambut baik kerjasama yang diinisiasi oleh Pewarna ID tersebut. Menurutnya, literasi jurnalistik yang diberikan diharapkan dapat membantu pihak kampus dalam mengoptimalkan pengaplikasian sejumlah mata kuliah yang sedang diberikan kepada para mahasiswa STT Pokok Anggur.

“Saya merasa apa yang dilakukan oleh Pewarna Indonesia sangatlah bagus. Saya selaku pengajar mata kuliah Bahasa Indonesia merasa bahwa kegiatan ini dapat memudahkan para mahasiswa, terutama dalam membantu mereka dalam penulisan,” ujar Denny.

Kegiatan literasi yang diadakan oleh Pewarna Indonesia telah dilaksanakan sebanyak 2 kali. Pada kegiatan literasi pertama, Pewarna Indonesia mengedukasi seputar bagaimana cara menggunakan internet secara sehat serta bagaimana menangkal pemberitaan hoax yang beredar di media sosial.

- Advertisement -