Peringati Sumpah Pemuda, Komisi Pemuda PGLII Selenggarakan “Sinergi 2017”

0
Panitia "Sinergi 2017" saat sesi konferensi pers di bilangan Jakarta Selatan, Rabu siang (25/10/2017). Foto: Ronald
- Advertisement -Otohits.net, fast and efficient autosurf

WartaMaya.Id, Jakarta- Memperingati Sumpah Pemuda sekaligus memperkuat rasa nasionalisme di kalangan pemuda gereja, Komisi Pemuda dan Remaja Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) akan menghelat acara “Sinergi 2017”. Perhelatan ini akan berlangsung pada 28 Oktober 2017 mendatang, bertempat di Lapangan Basket Senayan Trade Center (STC), Senayan, Jakarta Selatan. “Sinergi 2017” akan melombakan cabang Basket 3 on 3 serta dikemas dengan penampilan musik, F&B (Food and Beverages) dan Community Lounge.

Ketua Panitia “Sinergi 2017”, Jonathan Hartono, mengatakan bahwa pengaplikasian nasionalisme di acara tersebut akan dilakukan dengan mengajak para peserta yang hadir untuk menyanyikan lagu kebangsaan serta kembali mengingatkan tentang makna penting Sumpah Pemuda.

“Jadi dari opening acara kita di jam 9 pagi di hari Sabtu, ada beberapa rangkaian acara di rundown kita. Kita akan menyanyikan Indonesia Raya, lalu kita akan bersama-sama mendeklarasikan Sumpah Pemuda, untuk diingatkan lagi akan makna dari Sumpah Pemuda tersebut,” ujar Jonathan Hartono saat sesi konferensi pers “Sinergi 2017” yang diadakan di bilangan Jakarta Selatan, Rabu siang (25/10/2017).

- Advertisement -
loading...

Gelaran “Sinergi 2017” sendiri diinisiasi oleh PGLII dan melibatkan para pemuda lintas gereja yang ada di Jakarta. Lomba Basket 3 on 3 pada kegiatan itu akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp. 20,500,000 dan terbuka bagi pemuda gereja se-Jakarta.

Salah seorang fungsionaris PGLII yang hadir saat sesi konferensi pers, Dedy Madong, menambahkan bahwa lewat acara tersebut diharapkan sinergitas antar pemuda gereja dapat semakin erat, sekaligus ingin mengingatkan serta membangkitkan kembali spirit Sumpah Pemuda yang pernah diikrarkan 89 tahun silam.

“Jadi kita mau bikin acara atau festival yang ada sportnya, yang ada musiknya. Intinya sih kita ingin sekali acara ini menjadi ajang yang membuat generasi muda antar gereja bisa berjejaring. Lalu berkaitan dengan momentum Sumpah Pemuda, kita memikirkan bagaimana cara agar generasi muda ini bisa lebih aware tentang nasionalisme, jiwa patriotisme dan ada concernnya di situ,” ujar Dedy Madong.

- Advertisement -