Pelaku Spesialis Pencurian Rumah Kosong Di Tembak Mati Polisi

0
Photo : Ryan
- Advertisement -Otohits.net, fast and efficient autosurf

WartaMaya.Id, Jakarta – Setelah menjadi target operasi pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Utara dengan kasus pencurian rumah kosong. Sayadi (39) berhasil ditangkap Tim Tiger Kepolisian Resor Jakarta Utara, di Jalan Rajawali Utara, Pademangan, Jakarta Utara, pada Selasa, (6/9/2017).

Dalam penangkapan tersebut,  recidivis berbagai tindak kejahatan itu harus ditindak tegas lantaran melakukan perlawanan.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Dwiyono mengatakan, penangkapan tersebut bermula saat Suyadi melintas di sekitar lokasi dengan menggunakan mobil dari arah Pademangan menuju Tanjung Priok.

- Advertisement -
loading...

“Kami yang mendapatkan informasi keberadaannya langsung memberhentikan laju kendaraannya. Namun saat diberhentikan dia (pelaku) melakukan perlawanan dengan menembaki petugas,” ucap Dwiyono di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (18/9/2017).

Sayadi yang menembaki petugas sebanyak enam kali tidak membuat petugas gentar. Bahkan, polisi akhirnya memberikan tindakan tegas dengan menembakan timah panas kearah dadanya.

“Setelah dilakukan tindakan tegas terukur, kami segera membawa dia k rumah sakit. Namun, dia tewas dalam perjalanan,” ujar Dwiyono.

Selanjutnya, polisi segera mengeledah mobil yang sebelumnya dikendarai oleh Suyudi, dalam kendaraan tersebut polisi menemukan sejumlah senjata tajam dan beberapa alat yang kerap digunakan dalam melamcarkan aksinya.

“Di dalam mobil kami temukan samurai, pisau, dan beberapa alat yang digunakannya dalam menjalankan aksi pencurian rumah kosong,” ungkap Dwiyono.

Lebih lanjut, Dwiyono mengungkapkan, hingga saat ini polisi masih mengembangkan khasus tersebut guna menangkap dua orang lainnya yang merupakan komplotan pencurian rumah kosong.

“Kami masih kembangkan lagi untuk menangkap dua orang lainnya yakni P dan S. Selain itu juga kami masih mengembangkan kasus ini untuk mengetahui darimana senjata api rakitan yang digunakan oleh Suyudi,” ungkap Dwiyono.

- Advertisement -